Home / BERITA DAERAH / SULTENG / DONGGALA / Illegal Loging Marak di Pantai Barat, Diduga Aparat “Tutup Mata”

Illegal Loging Marak di Pantai Barat, Diduga Aparat “Tutup Mata”

Donggala.Logisnews.net-Aktifitas masyarakat yang diduga melakukan pembalakan liar di beberapa tempat, khususnya di desa Ombo dan sekitarnya semakin marak. Sementara aparat kepolisian seakan tidak berkutip melihat, mendengar pelanggaran undang-undang No: 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan, Pemberantasan dan Penrusakan Hutan dan Peraturan lainnya yang terjadi hampir setiap hari di wilayah hukum Polres Donggala Polda Sulteng.

Hasil investigasi Logisnews.net dibeberapa lokasi di Pantai Barat dan seputara Taipa Kota Palu berhasil menemukan beberapa bukti pendukung terjadinya illegal logging dan dugaan pembiaran aparat Kepolisian. Diduga 2 hingga 4 truk bermuatam bantalan Kayu illegal keluar dari Hutan di Desa Ombo dan sekitarnya menuju salah satu industri kayu atau tempat shaumil di Kelurahan Taipa Kecamatan Palu Utara Kota Palu.

Walaupun beberapa waktu lalu,diduga Gakkundu melakukan penyergapan terhadap  satu unit Mobil truk DN 8479 BB yang dibawa Sopir Anis asal Kaliburu  yang diduga telah memuat Bantalan Kayu ilegal. Mobil yang diduga milik Bambang Warga Sirenja sempat ditahan dilokasi Shaumil H Iru di Taipa, namun tiga hari kemudian mobil tersebut keluar, tanpa diketahui bagaimana proses hukumnya dan bahkan pada Minggu (17/1) Mobil tersebut kembali digunakan mengangkut kayu bantalan ke industri milik H Iru di Taipa bersama dengan kendaraan lainnya.

Kapolres Donggala AKBP Wawan Sunarwirawan yang dikonfirmasi via Watshaap belum memberikan tanggapan atas konfirmasi redaksi www.logisnews.net.

Penulis : Burhan Jawachir/Logisnews.net

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *