Home / BERITA DAERAH / SULTENG / PALU / Diduga Kesalahan Perencanaan, Proyek Pembangunan Drainasè Jalan Garuda Terjadi Pembengkakan Anggaran

Diduga Kesalahan Perencanaan, Proyek Pembangunan Drainasè Jalan Garuda Terjadi Pembengkakan Anggaran


Palu.Logisnews.net – Proyek peningkatan jalan Garuda Palu semula dianggarkan Rp 5 Milyar lebih, namun karena Pandemik Covid 19, maka yang dikucurkan pada TA 2020 ini hanya Rp 2 Milyar lebih dengan item pekerjaan Pembangunan Drainase Beton. Kontraktor Pelaksana PT Vertikal Tiara Manunggal sudah menyelesaaikan 75 persen progresnya. Namun terdapat masalah dimana elevasi sangat berbeda jauh dengan ukuran petencanaan, sehingga U Dith ukurang 60 x70 dalam perencanaan tertanam dalam, mulai dari samping Kantor SAR hingga jembatan. Akibatnya proyek harus di CCO dengan menambah pasangan batu diluar U Dith dan mensiasati mengurangi Volume pemasangan U Dith.
Hasil investigasi Međia Logis menemukan galian drainase yang cukup dalam dan terbuka lebar, walaupun sudah dipasang material U Dith. Sementara tumpukan batu kali disisi badan jalan juga menghiasi pemandangan sehari-hari warga yang melintas dijalur alterernatif ke dan dari Bandara Mutiara Sis Aljufrie Palu itu. Sehingga ada dugaan pasangan batu akan dibuat diatas U Dith atau dilakukan pengecoran diatas U Dith.
Ian selaku Pihak Kontraktor PT Vertikal Tiara Manunggal mengatakan proyek jalan Garuda mengalami perubahan anggaran akibat Civid 19 yang awalnya sebesar Rp 5 M lebih, menjadi Rp 2 M lebih. Kemudiàn setelah dilakukan MC Nol, ditemukan ketidak sesuaian elevasi deñgan material U Dith ukuran 60 X 70 dan kondisi lapangan.


Karena perencanaan dan kondisi lapangan tidak singkron, maka dilakukan CCO (tambah kurang-red). Hasilnya kata Ian bersama pihak Managemen Perusahaan lainnya disepakati dilakukan CCO dengan mengurangi Volume U Dith, kemudian menambah pasangan batu diluar Pasangan U Dith. “Ini terjadi karena Perencanaan dan kondisi lapangan tidak singkrong,”tandasnya.
Ian juga membantah jika pihaknya disebut tidak memasang tanda-tanda peringatan disekitar Galian Drainase. Perusahaan selalu berhati-hati dan memperingatkan semua pekerja untuk mematuhi keselamatan kerja, termasuk keselamatan pengguna jalan.
Sementara Kabid Bina Marga PU Palu Muh Nur mengatakan kalau perencanaan tidak dibuat asal-asaĺan. Pihak CV Lima Dimensi selaku perencana sudah bekerja baik namun seperti itulah kondisi dilapangan.
Penulis : Burhan Jawachira

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *