Home / BERITA DAERAH / SULTENG / PALU / Dari Kasus Pembobolan ATM Oleh Mantan Karyawan PT SSI

Dari Kasus Pembobolan ATM Oleh Mantan Karyawan PT SSI

Rekrutmen, Kaderiasasi dan Security Managemen Dipertanyakan
Palu-Logisnews.net – Masih hangat diingatan kita kasus pembobolan Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di jalan Kangkung tepatnya ATM BRI di Kompleks RS Anutapura Palu Barat pada tanggal 18 Juli 2020 lalu. Pelaku diketahui berinisial W alias Gopal dan FMS yang tidak lain adalah mantan Karyawan PT Swardhama Sarana Informatika (PT SSI) salah satu perusahaan penyedia sarana Tehnologi informasi dan pengelolaan ATM yang mumpuni di Kota Palu khususnya menggondol Rp 102 juta uang tunai. Kini para tersangka sedang menjalani proses persidangan di PN Palu jalan Samratulangi Kota Palu Sulteng.
Menjadi pertanyaan selanjutnya adalah dengan mudahnya kedua mañtan Karyawan PT SSI itu membobol ATM yang memiliki security tehnologi tinggi. Sehingga patut dipertanyakan sistim rekrutmen, Kaderisasi dan Security Managemen PT SSI. Sebab dari situlah diduga awal mulanya pembobolan ATM terjadi. Akibatnya uang nasabah Bank menjadi tidak aman dan menimbulkan ketakutan, baik terhadap industri jasa keuangan (IJK), terlebih lagi pada nasabahnya.


Hiñgga berita ini diturunkan, pihak Redaksi belum memperoleh penjelasan resmi dari Managemen PT SSI, sebab keterbatasan memperoleh alamat dan nomor kontak managemen PT SSI Palu. Sehingga keterangan yang banyak dituangkan dalam pemberitaan ini adalah versi penyidik Kepolisian dalam hal ini Direktur Krimininal Umum (Dirkrimum) Polda Sulteng Kombes Pol Novia Jaya SH.
Selain itu Kapolda Sulteng saat itu Irjen Pol Syafril Nursal memgatakan kedua pelaku yang ditangkap belum sempat menggunakan hasil curiannya sudah ditangkap berselang sehari setelah kejadian.
Kapolda sangat prihatin betapa tidak seftinya sistem pengaman ATM, sehingga dengan mudah didapatkan kunci oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Termaduk Pelaku yang nota bene mantan Karyawan Perusahaan Pengelola ATM.
Sehingga kata Kapolda akan dilakukan pemeriksaan kepada managemen PT SSI dan Perbankan.


Sementara Penyidik yang Juga Dirkrimum Kombes Novia Jaya pada media ini mengaku kalau kedua pelaku pembobolan ATM sudah dalam proses persidangan di PN Palu. Penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang memiliki kaitan profesi dan lembaga lain dengan tersangka, namun tidak ditemukan adanya kerjasama.”Setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan unsur kerja sama,”tandas Mantan Kapolres Parimo itu. (Bersambung…)
Penulis : Burhan Jawachir/Logisnews.net

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *