Home / BERITA DAERAH / SULTENG / Proyek Penggantian dan Rehabilitasi Jembatan Sulteng Berjalan Sesuai Target

Proyek Penggantian dan Rehabilitasi Jembatan Sulteng Berjalan Sesuai Target

Palu.Logisnews.net-Satuan Kerja (Satker) Wilayah 3 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulteng mengawal kegiatan Penggantian dan Rehabilitasi Jembatan Sulawesi Tengah pada Tahun Anggaran 2020 ini. Proyek tersebut terdiri dari empat jembatan yakni Lompio 1 dan 2 yang ada di Pantai Barat Kabupaten Donggala dan Penggantian Jembatan Talise di jalan Samratulangi Kota Palu dan rehabilitasi jembatan Buluri. Proyek yang masuk dalam tahapan rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana Alam 28 September 2018 lalu dibiayai oleh Japan International Coperation Agency (JICA) dengan nilai Kontrak Rp 16.124.492.000.
Proyek yang dikerjakan oleh PT Siltro Putra Mandiri dengan nomor kontrak HK.02.07/KONT-JBT-SLTG/Bb.14/PJN III -PPK 3.8/47 akan dilaksanakan selama 240 hari mulai dari 5 Maret 2020 dengan lama kontrak 240 hari.
Hasil investigasi media ini menunjukkan adanya kegiatas penggalian dan pemasangan tiang jembatan pada lokasi pembangunan jembatan Lompio 1 dan 2. Sementara untuk jembatan Talise rencananya akan dilakukan pemasangan tiang pancang pada Selasa (22/9). Sementara jembatan Buluri akan dimulai pada awal oktober 2020 ini.
PPK 3.8 Andrian yang dihubungi membenarkan jika Selasa (22/9) akan dimulai pemasangan tiang pancang untuk Jembatan Talise Kota Palu.”Jika cuaca memungkinkan, maka akan dilakukan pemasangan tiang pancang pada Selasa (22/9),”ungkapnya.
Sementara Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah III, Junto pada Media ini Selasa (22/9) mengatakan terkait Pekerjaan penggantian dan Rehab. Jembatan Palu bahwa pekerjaan tersebut terdiri dari 4 jembatan yaitu Penggantian Jembatan Lompio 1, Jembatan Lompio 2, Jembatan Talise dan Rehabilitasi Jembatan Buluri.
Ditambahkan efektif kegiatan dimulai sekitar Juni untuk jembatan Lompio 1 dan Lompio 2, hal ini terkendala dengan Covid-19.
Sedangkan untuk jembatan Talise pada Agustus 2020 kita baru melaksanakan pengalihan arus lalin dalam kota Palu, pelaksanaanpun terkendala dengan curah hujan yang cukup tinggi di Sulteng, sedangkan Rehab. Jembatan Buluri diharapkan awal oktober sdh dimulai Pekerjaanya.
Menyinggu kelengkapan peralatan Kontraktor seperti yang dituangkan dalam penawaran saat tender, Junto mengatakan sesuai laporan PPK ketersediaan peralatan dilapangan sudah sesuai dengan. Dan rencananya besok (Selasa-red) sudah mulai dilaksanakan pekerjaan Pancang di jembatan Talise.
Penulis : Burhan Jawachir/Logisnews.net

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *