Home / BERITA DAERAH / SULTENG / PALU / Proyek Drainase Program KOTAKU Dikeluhkan Warga

Proyek Drainase Program KOTAKU Dikeluhkan Warga

Palu.Logisnews.net-Warga disekitaran Lorong Sintuvu 2 Birobuli mengeluhkan adanya pekerjaan proyek Drainase yang dibiarkan terbengkalai oleh pelaksana KSM Maroso. Galian Got sepanjang proyek dibiarkan tanpa ada pasangan U Ditch sehingga membahayakan pengendara termasuk warga setempat. Olehnya warga meminta pelaksana menyelesaikan proyeknya atau mengalihkan kepihak ketiga sebelum masa waktu pelaksanaan berakhir 24 Desember 2020.


Hasil investigasi media ini menemukan kondisi proyek Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang memprihatinkan ratusan meter galian got yang dibiarkan menganga, tanpa ada pasangan U Ditch, demikian juga pekerjaan jembatan kecil dibuat tidak rapi sehingga membahayakan rumah penduduk setempat.
Warga sudah berbulan-bulan menggunakan kayu sebagai perlintasan keluar masuk ke rumah mereka akibat galian drainase yang tidak kunjung selesai. Bahkan kendaraan Roda empat sudah pernah ada jatuh dilokasi proyek Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan nilai anggaran Rp 995.000.000.


Beberapa tempat ibadah/Gereja disekitar lokasi proyek juga terganggu pelayanannya akibat drainase belum dibangun hingga selesai. Material proyek seperti pasir dan batu bahkan U Ditch masih berserakan disekitar lokasi proyek.
“Pelaksan proyek membiarkan pekerjaanya terbengkalai dan sangat membahayakan penduduk setempat,”tegas warga yang ditemui dilokasi proyek.


Celakanya lagi warga yang memiliki kendaraan roda empat, terpaksa mencari tempat parkir ditempat lain, sebab akses ke rumahnya tidak bisa mereka lalui.
Belum lagi kwalitas material U Ditch yang ada dilokasi termasuk sebagian yang sudah terpasang juga diragukan kwalitasnya.
Hingga berita ini dimuat, belum ada pihak terkait yang memberikan klarifikasi, walaupun Dinas terkai sudah dikonfirmasi sebelumnya.
Penulis : Burhan Jawachir/Logisnews-Net

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *