Home / BERITA DAERAH / SULTENG / PALU / PT Nindya Karya Cs Diduga Gunakan Material Bekas

PT Nindya Karya Cs Diduga Gunakan Material Bekas

Palu.Logisnews.net-Proyek Pembangunan dan Rehabilitasi jalan Nasional Ruas Tompe-Palu-Surumana yang dikerjakan Kontraktor yang bernaun dibawah Bendera PT Nindya Karya (Persero) Tbk-PT Passokorang (KSO) menuai masalah serius. Material timbunan Drainase disepanjang jalan Abd Rahman Saleh diduga kuat menggunakan material bekas.

Selain itu, Tanaman Pohon Pelindung Ebony yang dibiayai Pemerintah Kota Palu disepanjang ruas jalan tersebut juga sebagian telah rusak dan mati.
Hasil investigasi Media ini menemukan timbunan material bekas berupa bongkahan beton bercampur tanah yang diduga hasil pengerukan drainase disekitar lokasi proyek. Kemudian material tersebut telah dihampar disisi drainase hingga membuat sisi badan jalan rata dengan drainase. Ternyata mulai dari pintu Gerbang Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu hingga ke depan Kantor Camat Palu Selatan telah menggunakan material bekas dan pengrusakan pohon pelindung Ebony, pohon yang menjadi Simbol Masyarakat Sulteng dan keberadaannya sudah semakin langka.


Ironisnya kegiatan kontraktor yang setiap saat belakangan ini memobilisasi material bekas ke lokasi proyek berjalan mulus, bahkan disekitar lokasi terdapat beberapa orang pengawas baik dari pihak Kontraktor, maupun dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulteng (BPJN Sulteng).
“Material hasil pengerukan drainase dimobilisasi jadi timbunan memperkuat drainase yang baru dibuat,”ujar salah seorang warga di lokasi proyek.
Pimpinan Proyek PT Nindya Karya, Yohanes yang dikonfirmasi via Watshaapp mengatakan memang material yang digunakan adalah material bekas.”Memang nimbunnya pakai material bekas,”tulisnya.


Kemudian soal Pengrusakan Tanaman Ebony, Yonanes malah mempertanyakan berapa pohon Ebony yang telah dibunuh.”berapa batang yang dibunuh pak, foto bapak Cuma 1 batang.
Jadi yang ada diatas drainase spt yg bpk bilang mungkin sj 1 btg itu yg ad d atas drainase terbunuh krn drainasenya ga bisa sy bikin berbelok menghindar 1 btg pohon. Kl sy bikin berbelok, jgn2 malah membunuh pagarnya rumah orang,”tulis Yohanes dalam keterangan via WA.
Penulis : Burhan Jawachir

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *