Home / BERITA DAERAH / SULTENG / PALU / Proyek Rekonstruksi Tanggul Teluk Palu Bakal Dilapor ke KPK

Proyek Rekonstruksi Tanggul Teluk Palu Bakal Dilapor ke KPK


Palu. Logisnews.net-Mega proyek Rekonstruksi Teluk Palu yang dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) terus menuai sorotan. Bukan hanya lokasi pengambilan material dan dugaan proyek dusubkontrakan kepada 6 (enak) kontraktor, tapi juga metode kerja yang diduga menyalahi spesifikasi, khususnya pada lokasi segmen dua (madjid terapung-red) dan sekitarnya yang diduga dikerjakan oleh Subkon PT Sulawesi Indo Energi.
Olehnya sejumlah LSM Pemerhati Jasa Konstruksi di Kota Palu melakukan investigasi langsung di lokasi proyek yang dikenal dengan nama proyek SILEBETA ( Silae, Lere, Besusu dan Talise). Temuan mereka menduga adanya kesalahan fatal diantaranya kedalaman galian tidak mencapai 1,5 meter apalagi galian dibiarkan bermalam sehingga air pasang menggenangi galian baru dipasangi Geotekstil dan batu gaja.
Akibatnya Lembaga Pemerhati khusus Nadional Republik Indonesia (LPKN-RI) dan Lembaga lainnya sedang menyusun laporan untuk kemudian diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dan Lembaga anti Korupsi lainnya, baik yangbada di Jakarta maupun yang bermarkas di Palu.


Presiden Eksekutif LPKN-RI Egar Mahesa SH mengatakan akan melengkapi data dugaan Pelanggaran Kontraktor Proyek Rekonstruksi Tanggul Teluk Palu yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero). “Kami sedang melakukan investigasi mendalam pada proyek Rekonstruksi Teluk Palu. Munculnya proyek yang dibiayai ADB itu dibekingi oknum penegak hukum dan terjadinya pelanggaran RAB harus kami buktikan, sehingga dilakukan investigasi mendalam sebelum diserahkan laporannya ke KPK,”ujar Egar.
Sementara Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, Audi yang dikonfirmasi via Watshaap dinomor 0812 9021 1xxx belum memberikan respon, hingga berita ini ditayangkan.
Demikian juga Kepala BWSS III Feriyanto Pawenrusi ST.MM yang duhubungi via Watshap dinomor 0813 1591 1xxx juga belum memberikan jawaban atas pertanyaan redaksi. Padahal WAnya tercontreng tanda telah dibaca.
Penulis : Burhan Jawachir

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *