Home / BERITA DAERAH / SULTENG / PALU / Proyek PT Nindya Karya Jo PT Passokorang Rusak Tanaman Ebony Pemkot Palu

Proyek PT Nindya Karya Jo PT Passokorang Rusak Tanaman Ebony Pemkot Palu

Palu.Logisnews.net-Salah satu ruas pekerjaan PT Nindya Karya (Persero) Jo PT Passokorang dalam proyek Rekonstruksi dan Rehabilitasi jalan Pantoloan-Dalam Kota Palu-Donggala Tahun Anggaran 2020 ini adalah jalan Abdurrahman Saleh atau jalan penghubung ke dan dari Bandara Mutiara Palu. Sayangnya Kontraktor Proyek yang dibiayai dana Bantuan/Pinjaman LOAN – 8043-ID tidak mengindahkan tanaman/penghijauan yang sudah bertahun-tahun dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu dan organisasi Kemasyarakatan. Akibatnya Tanaman Kayu Ebony rusak bahkan sebagian telah mati.


Hasil investigasi Media Logisnews.net menemukan kerusakan Tanaman Ebony yang merupakan Proyek Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu Tahun Anggaran 2018 lalu dan sebelumnya rusak dan sebagian nampak daun dan batang mengering akibat imbas proyek perbaikan drainase dan peningkatan jalan oleh Satuan Kerja (Satker) Wilayah 2 BPJN Sulteng.”Sangat disayangkan pekerjaan drainase ikut merusak Tanaman Ebony,”tandas Muis Warga Birobuli.
Padahal kata Muis Tanaman Ebony adalah milik Pemkot Pàlu yang merupakan bagian dari Penghijauan Dinas Lingkungan Hidup (BLH) Tahun Anggaran 2018 dan kegiatan tahun-tahun sebelumnya. “Mestinya ada metode kerja agar Tanaman langka dan menjadi Ikon Sulteng tidak dirusàk begitu saja,”ujarnya.
Olehnya itu Muis dan warga disekitar, bahkan warga Palu meminta kepada LSM Pemerhati lingkungan untuk bersikap atas kejadian itu dan melaporkannya ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Intansi terkait.
PPK Rismono yang dikonfirmasi mengatakan Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot, terkait rencana penanganan jalan Abdurrahman Saleh kepada pihak Pemkot Palu.
Menurutnya terkait pohon yg terdampak konstruksi, akan ada penggantian penanaman kembali.”Akan ada penggantian tanaman kembali,”kata Rismono via Watchsaap.
Sementara Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah 2 BPJN Sulteng Mon Amin Hamid dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sulteng Nuhammad Syukur yang hendak dikonfirmasi masing-Masing via Watshaapnya tidak memberikan jawaban hingga berita ini dimuat.
Penulis : Burhan Jawachir/Media Logisnews.net

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *