Home / PARIGI / PETI di Kayuboko Parigi Masih Beroprasi, Polisi Tidak Lakukan Tindakan

PETI di Kayuboko Parigi Masih Beroprasi, Polisi Tidak Lakukan Tindakan

Parigi. Logisnews.net-Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Pegunungan Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutung kini masih terus beroprasi. Walaupun lokasi puluham Hekto are (Ha) yang sudah digunduli dan diolah Pungusaha beromset milyaran dan sebagian kecil masyarakat setempat, namun tidak ada penegakan hukum oleh Polres Parimo dan Sulteng Polda Sulteng.
Hasil investigasi media www.Logisnews.net dilokasi PETI Kayuboko dan sekitarnya menemukan aktifitas para penambang dengan menggunakan alat berat berupa eksavator dan mesin lainnya untuk mengeruk emas yang terkandung di hamparan pegunungan Desa Kayuboko dan sekitarnya. Ditemukan puluhan eksavator dan Dam truk sedang bekerja mengeruk material dibeberapa lokasi yang diduga milik pengusaha group Jefri Cs dan masyarakat umum yang ikut menambang. Masyarakat tersebut bukan hanya warga Kayuboko dan sekitarnya, tapi warga pendatang dari Pulau Jawa dan daerah lainnyan.


Diduga kuat dilokasi Pertambangan yang spot-spot penggalian material logam mulia (Emas-red) tersebar disekitar pegunungan kayuboko sudah tidak terkontrol lagi keselamatan jiwa para penambang. Terbukti selama maraknya pertambangan tanpa izin itu sedikitnya sudah ada dua korban jiwa tertimbun material dilokasi Tambang.
DIareal Pertambangan sudah terjadi kerusakan lingkungan puluhan hekto are yang dulunya merupakan lokasi perkebunan Kakao dan Kelapa.
Namun sayangnya Dinas terkait belum melakukan kontrol atas pengrusakan lingkungan di Kayuboko, bahkan air irigasi sudah berubah warna (Ketuh-red) sehingga bisa berimbas pada pertanian.
Demikian pula dilokasi Tambang tidak ditemukan adanya penegakan hukum oleh Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong, sehingga terkesan terjadi pembiaran.
Kapolres Parimo AKBP Zulham Efendi Lubis yang dikonfirmasi via Watshapp dinomor 08117331xxx belum memberikan tanggapan atas konfirmasi media ini, hingga berita ini ditayangkan.
Sementara Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs Syafril Nursal yang dikonfirmasi via watshapp dinomor 08123008xxx mengatkan akan mengecek kembali jika ada aktifitas pertambangan di Kayuboko.”Kita akan cek lagi,”tulis Kapolda.
Penulis : Burhan Jawachir

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *