Home / BERITA DAERAH / SULTENG / PALU / Usia Proyek Graundsill BWSS 3 di Sungai Sumbelewara ”Seumur Jagung”

Usia Proyek Graundsill BWSS 3 di Sungai Sumbelewara ”Seumur Jagung”

Palu.Logisnews.net – Proyek Graundsill Balai Wilayah Sungai Sulawesi 3 di Sungai Sumbelewara Kota Palu yang dianggarkan hampir setiap Tahunnya memerlukan pengawasan dari eksternal BWSS 3. Pasalnya sudah Ratusan Miliyar APBN yang digunakan memperbaiki alur air Sungai Sumbelewara, namun hingga saat ini output dari Proyek belum sesuai dari yang diharapkan. Akibatnya material Pasir dan batu (Sirtu) tidak mampu dibendung, sehingga berakibat terjadinya pendangkalan Sungai Sumbelewara. Parahnya lagi Proyek Groundsill yang dikerjakan PT Tribina Wahyu Sejati pada Tahun Anggaran 2017 lalu, kini sudah mengalami kerusakan fatal. Olehnya aparat penegak hukum diminta untuk menyelidiki proyek berbandrol Rp 4 M lebih tersebut.
Hasil investigasi www.Logisnews.net menemukan kondisi proyek berantakan.

Dibeberapa bagian mengalami kerusakan yang cukup parah. Campuran pengikat batu terkelupas, hingga material batu terlepas dan berserakan dilokasi proyek. Belum lagi terdapat patahan yang cukup besar dibentangan utama. Selain itu kerusakan juga terjadi dibeberapa bagian utama dan pendukung.
Bahkan secara kasat mata dapat dilihat terjadinya kerusakan diduga akibat rendahnya kwalitas mutu beton yang dibuat kontraktor. “Sudah terjadi kerusakan disebahagian pekerjaan Kontraktor sebelum terjadinya bencana Gempa 28 September 2018 lalu,”kata salah seorang saksi mata disekitar lokasi proyek.
Saksi yang kesehariannya berprofesi sebagai penggali material sirtu menyebut bahwa sejak awal proyek yang dikerjakan kontraktor asal Palu yang bernaun dibawah bendera PT Tribina Wahyu Sejati diduga mengerjakan proyeknya tidak sesuai dengan spesifikasi tehnik. Dimana campuran yang digunakan diduga tidak sesuai dengan penawaran yang tertera dalam RAB.
Pihak Kontraktor Fandi melalui sambungan Watshap belum memberikan keterangan hingga berita ini ditayangkan.


Sementar PPK Dwi Cahyo Ramadhani yang dikonfirmasi mengatkan kondisi kerusakan yang terjadi saat Gempa dan telah dilaporkan.”Kondisi pas gempa sdh kita foto dan laporkan dan ada foto sama saya,”tulis Oni panggilan Akrab Dwi Cahyo Ramadhani.
Penulis : Burhan Jawachir

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *