Home / BERITA DAERAH / SULTENG / TOLITOLI / PT Tri Sandi “Gunakan” Aspal Suhu Dingin di Proyek Preservasi Ruas PJN 1

PT Tri Sandi “Gunakan” Aspal Suhu Dingin di Proyek Preservasi Ruas PJN 1

Kepala BPJN XIV Palu Bungkam

Buol.Logisnews.net – PT Tri Sandi Yudha yang mengerjakan Proyek Preservasi Ruas Buol-Lakuan-Laulalang-Lingadan pada Tahun Anggaran 2019 terkesan dikerjakan asal jadi dan dapat diyakini Pekerjaan Konstruksi Jalan dengan Nilai Kontrak Rp 37.116.465.942.00 mengalami keterlambatan penyelesaian. Selain itu persoalan lain yang muncul diproyek PT Tri Dandi Yudha, perusahaan asal Gorontalo yang sudah tiga tahun anggaran mendapatkan pekerjaan Jalan dan jembatan di wilayah kerja PJN 1 adalah diduga aspal yang digunakan bersuhu dingin atau dibawah 100 derajat celsius. Olehnya pihak terkait Pengawas Lapangan baik dari Kontraktor maupun dari PJN 1 serta, PPK dan Satker serta Kepala BPJN Palu bekerja lebih maksimal agar penggunaan anggaran yang merupakan hasil pajak madyarakat tidak sia-sia. Demikian juga Tim TP4D yang mengawal proyek tersebut lebih proaktif menjalankan tugas dan fungsinya.
Hasil investigasi Media Logis Group pada Sabtu (14/12) menemukan sejumlah dugaan pelanggaran, mulai dari penggunaan material basir yang bercampur tanah, persononil yang ditawarkan dalam kontrak tidak ditemui dilapangan seperti 1 orang General Superintenden, 1 orang ahli tehnik jalan muda, 1 orang ahli tehnik jalan madya dan personil dilapangan tidak menggunakan pakaian keselamatan kerja.
Kemudian cara kerja dengan melakukan penghamparan aspal diatas bahu jalan yang kotor dengan dilapisi material tanah dan genangan air serta dedaunan juga menjadi celah tersendiri dalam pekerjaan proyek tersebut. Bahkan yang paling vatal adalah suhu Aspal yang digunakan sangat rendah, diduga tidak mencapai 100 deajat cersius. Terbikti aspal yang akan dihampar bisa dipegang tanpa rasa kepanasan berlebihan.
Pihak Perusahaan melalui Wahyudi yang dikonfirmasi mengaku bekerja sesuai dengan prodedur dan cara kerja pengaspalan jalan yang benar. Termasuk pembersihan lokasi sebelum dilakukan penghamparan aspal. Wahyudi melalui via handpon membantal suhu aspal yang digunakan rendah, sebab akan dipanaskan melalui vinisher saat dipadatkan.
Sementara Kepala BPJN XIV Palu Ir A. Satrio Utomo, M.Eng.Sc yang dihubungi Via WhatsApp masih bungkam. Beberapa kali dihubungi dan terlihat telah dibaca, namun tidak satu kalipun menjawab.
Penulis : Burhan Jawachir.

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *