Home / BERITA DAERAH / SULUTAR / Tol Manado-Bitung Akan Pangkas Biaya Logistik Produk Ekspor dari Sulut

Tol Manado-Bitung Akan Pangkas Biaya Logistik Produk Ekspor dari Sulut

Jakarta. Logisnews.net – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 km.
Pembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) yang bertujuan mendorong pemerataan hasil pembangunan dan mengurangi biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung sebagai pelabuhan ekspor andalan di Provinsi Sulut. Keberadaan Tol juga akan menujung pengembangan Bitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“Tol Manado dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai investasi total Rp 5,12 triliun. Tol Manado – Bitung akan menjadi jalan alternatif sehingga mengurangi beban jalan arteri nasional yang kondisinya semakin padat akibat pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas perekonomian,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulisnya.
Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran Tol pertama di Sulut ini akan memangkas waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari saat ini sekitar 90-120 menit, menjadi sekitar 30 menit. “Disamping mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas,” kata Basuki Hadimuljono.
Jalan Tol Manado-Bitung memiliki dua seksi yaitu, seksi 1 dari Ring Road Manado-Sukur-Air Madidi sepanjang 14 km yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR.
Dari 14 Km tersebut, sepanjang 7 km di seksi 1A akan selesai pada April 2019, sementara 7 km di seksi 1B saat ini dalam tahap konstruksi dengan progres sebesar 83,9 % dan ditargetkan selesai Juli 2019. Biaya konstruksi porsi pemerintah sebesar Rp 3 triliun yang merupakan dukungan pemerintah untuk meningkatkan tingkat kelayakan investasi jalan tol.
Sementara untuk seksi 2 dari Air Madidi-Bitung sepanjang 25 km, kata Basuki Hadimuljono, dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung dengan progres per Januari 2019 sebesar 32 %. Jalan tol ini memiliki lima Simpang Susun (SS) yaitu, SS Sukur, SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung.
Basuki Hadimuljono mengatakan, pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Jalan Tol Manado-Bitung telah dibuka fungsional untuk kendaraan kecil saja pada seksi IB (Sukur-Air Madidi) dan seksi IIA (Air Madidi-Danowudu) guna membantu kelancaran arus mudik. “Disamping itu sekaligus dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan jalan tol tersebut,” kata Basuki Hadimuljono.
Sumber: Berita Satu.com
Editor: Burhan Jawachir

About logisnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *